Ketika aku berhadapan dengan kenyataan hidup yang berawal hari ini. Mungkin aku masih bisa bernafas lega dengan segala kerendahan hati walaupun terkadang hati ku sulit sekali untuk merendah. Tetapi ketika sebuah penyesalan datang dengan indahnya pada pagi ini, sungguh bukan berarti apapun untuk kehidupanku kebelakang. Saat itu mungkin juga mengingatkan ku bahwa aku bukan terlebih istimewa lagi seperti yang ku impikan.. aku Terlebih Dari Hancur
Mungkin satu mimpiku sudah hancur. Tapi, tidak dengan sejuta impianku di dunia ini. Tersedia banyak sekali impian yang melintas di depan mataku. Mulai dari yang paling bawah hingga paling ujung tempat teratas. Semua hanya impian ku saja ketika aku sudah melupakannya saat mataku tertutup untuk sebuah hari.
Aku sama sekali tidak menyebut semua impianku dengan sebutan harapan. Karena ketika aku selalu berharap, harapan-harapan yang menumpuk itu malah menjadi senjata yang sangat tajam ketika tidak tercapai. Sama halnya seperti kisah ku kali ini, karena aku selalu menamai impian ku sebagai harapan, aku selalu berjuang agar harapan itu bisa menjadi nyata. tetapi kenyataannya selalu saja tidak seperti apa yang kuharapkan
Sama saja bagiku menulis sebuah tulisan bebas tentang penyesalanku. Bukan tidak ada habisnya bila ditulis, karena hidupku selalu begini mungkin agar aku bisa lebih belajar dari semua kesalahan yang pernah ku buat. Bukannya terkesan menggurui, atau aku ingin sekali berbagi tentang kehancuranku. Tetapi aku ingin sekali ketika aku sedang membaca tulisan ini, hal yang paling bisa ku mengerti adalah bahwa AKU PERNAH HANCUR dan TERLEBIH DARI HANCUR.
Ya, tidak ada hal lain yang harusnya ku bagikan lagi di postingan ini, karena bagiku sudahlah cukup waktu untuk mengetik posting ini di malam yang pengap ini. Dan ketika aku sudah benar-benar akan terlelap malam ini, hal yang sangat aku mimpikan adalah aku melihat diriku jauh terjatuh lebih tersungkur dan tak terukur pada sebuah jurang kehancuran yang sangat gelap dan tidak bersisa suara sedikitpun sehingga aku selalu senantiasa terjaga di malam ini. Karena sungguh aku mengimpikan hari ini tidak cepat berlalu dengan cueknya. Aku ingin terbangun dan dalam keadaan berbeda. Jauh Berbeda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar