Aden

Aden
it's real

Rabu, 21 Desember 2011

baru saja kutulis


by Firman Adendro Sasotyo on Tuesday, September 27, 2011 at 8:48am
Layaknya bajingan yang tidak siap kalah. Bahagia sesaat yang kurasakan kini perlahan mulai pudar. Dengan bertubi-tubi aku dibuang dan di laknat. Dengan segala pedih bahkan air yang tak kunjung berhenti ketika diusap. Mungkin aku bukan orang yang kau harap. Dengan segala tipu daya, oh, terlalu berlebihan ku berharap.
Bahkan menjadi api yang datang menghangatkan seketika menjadikan diri ini panas yang bergelora.

Hanya saja, aku terlalu lalai. Hanya saja, aku terlalu lebay. Harapan itu hanya bisa jadi nyata, ketika dalam mimpi.
Kepekaan rasa ini harus aku hilangkan. Menyepi dalam sedih dan meramaikan hati walaupun galau datang.

Bilamana aku terlalu senang, aku pun tak siap untuk kedatangan sesembah sedih.
Bilamana aku terlalu sedih, aku pun dengan lantang menyambut kebahagiaan.
Bajingan, aku menyebut diriku bajingan.
Brengsek, aku menamaiku brengsek.

Mungkin aku terbiasa, tapi ketika kebiasaan itu hilang aku tak siap.
Kehilangan yang sesungguhnya ku inginkan.
Mungkin aku tak biasa, tapi ketika ke tidakbiasaan itu hilang aku tak siap.
Menyeringai walau berat ku sanggah.

Pensil ini terlalu sibuk untuk menuruti permintaanku. Tetapi dia tetap diam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar