by Firman Adendro Sasotyo on Thursday, September 1, 2011 at 5:53pm
Status adalah sebuah kotak dimana kita bisa mengutarakan apa saja dalam kotak itu dan bisa di baca semua orang yang kita hendaki. Di dalam status juga, semua orang bisa merasakan apa yang dirasakan oleh penulis. Mulai dari perasaan, informasi, bahkan menyatakan cinta, ketidaksukaan, pernyataan diri, dan media penghilang stress. Semua manfaat status memang bergantung pada penulis, tetapi, tidak semua orang bisa menulis status yang baik. Terkadang lewat tutur kata yang ambigu dan menyinggung secara terang-terangan. Secara tidak langsung, merusak citra status yang tadinya saya sebutkan.
Status juga sering di salahkan penggunanya apabila terjadi konflik nyata antar pengguna. Mereka berkata, ''Lihat tuh statusmu ! Nyinggung banget tau gak?!''. Apakah ini wujud dari terima kasih kepada status ? Harusnya mereka sadar, apabila tanpa status, apakah kita bisa mengetahuinya. Dan kali ini status lah yang jadi kambing hitam perusak pertemanan.
Fenomena lain adalah, ketika para penggunanya salah tangkap informasi atau salah persepsi. Sebenarnya dengan status, para penggunanya ingin berbagi kebahagiaan dengan temannya. Tetapi ketika status itu berbunyi lain dan cenderung menyombongkan diri, lalu siapakah yang di salahkan dengan kata-kata ini,''Status mu lo sombong banget!'' ? Dan lagi-lagi status lah yang di salahkan.
Dari sisi agama sekarang, apakah berdoa bisa dilakukan di status ? Jawabnya 'bisa' (bagi para pengguna tentunya). Tetapi, apakah mereka sadar bagi yang beragama muslim, berdoa yang dilihat orang banyak itu nantinya akan berujung riya' bila ada yang salah persepsi. Meskipun begitu, daripada doa kita berdekatan dengan riya' apakah tidak sebaiknya kita menghindarinya ? Semua bergantung bagi yang membaca status, dan penulis pun tidak akan tahu kalau status yang di tulisnya di anggap sebagai riya'.
Dan kembali ke status, sebuah kotak yang sering di persalahkan karena perbuatan penulis. Untuk itu, pandai-pandai lah menulis status karena STATUSMU = HARIMAUMU.
Adendro anak baik'ers :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar