Heaa.. saatnya kini aku belajar
menulis tanpa menuangkan ku pada kertas yang tak pernah kusam ini. Dan ketika
aku memulainya, mungkin terasa sedikit menabur impian terlalu berlebihan untuk
terbacanya semua postingan-postingan ku di blog ini. Semua orang bebas sekali
mau menulis apapun yang mereka inginkan tanpa batas dan tanpa aturan yang
berlaku. Dan mungkin blogger sendiri lah yang menyebabkan manusia di Indonesia
jadi tidak tahu aturan. Hahaha :no blaming
Ketika aku menuangkan segala tipu
daya ku dengan segala emosi yang terluap di sepuluh jariku saat menulis
postingan yang lalu, kini aku sadar bahwa sumber inspirasi ku sebenarnya tidak
lain dan tidak bukan adalah emosi ku sendri. Dan aku tidak bisa hidup tanpa
emosi ku. Dulu aku merasakan kebencian, dendam, iri dan kesengsaraan. Tapi sepertinya
dengan keadaan itulah yang membuatku merasakan kehidupan yang sesungguhnya. Ketika
seorang motivator bernama Mario Teguh sedang sibuk memberikan pandangan hidup
menurut aturan-aturan atau faedah yang berlaku bagi otaknya, aku sendiri (tidak
munafik) kalau apa yang dia sampaikan memang benar-benar tepat. Tapi apakah dia
sudah melakukan semua yang dia katakan. Disinilah aku merasakan bahwa tidak
selamanya koreksi atau judging kepada seseorang bukan sebuah hal yang tepat
dilakukan. Mengapa ? karena bagiku mereka tidak pernah berada di posisi ku
dalam prospek apapun,dan aku juga tidak akan pernah berada di posisi mereka. Ini
hidupku mereka juga punya hidup, setiap manusia punya jalan sendiri dan yang
pasti kehidupan mereka tidak akan pernah terganti posisinya oleh aku. Bagiku begitu.
Terlepas dari semua keterikatan,
dan terbebas dari bentangan dekapan. That’s just my opinion. Like or dislike ..
no blaming
Tidak ada komentar:
Posting Komentar