Aden

Aden
it's real

Selasa, 03 Januari 2012

my post (only my post)


Heaa.. saatnya kini aku belajar menulis tanpa menuangkan emosi ku pada kertas yang tak pernah kusam ini. Dan ketika aku memulainya, mungkin terasa sedikit menabur impian terlalu berlebihan untuk terbacanya semua postingan-postingan ku di blog ini. Semua orang bebas sekali mau menulis apapun yang mereka inginkan tanpa batas dan tanpa aturan yang berlaku. Dan mungkin blogger sendiri lah yang menyebabkan manusia di Indonesia jadi tidak tahu aturan. Hahaha :no blaming

Ketika aku menuangkan segala tipu daya ku dengan segala emosi yang terluap di sepuluh jariku saat menulis postingan yang lalu, kini aku sadar bahwa sumber inspirasi ku sebenarnya tidak lain dan tidak bukan adalah emosi ku sendri. Dan aku tidak bisa hidup tanpa emosi ku. Dulu aku merasakan kebencian, dendam, iri dan kesengsaraan. Tapi sepertinya dengan keadaan itulah yang membuatku merasakan kehidupan yang sesungguhnya. Ketika seorang motivator bernama Mario Teguh sedang sibuk memberikan pandangan hidup menurut aturan-aturan atau faedah yang berlaku bagi otaknya, aku sendiri (tidak munafik) kalau apa yang dia sampaikan memang benar-benar tepat. Tapi apakah dia sudah melakukan semua yang dia katakan. Disinilah aku merasakan bahwa tidak selamanya koreksi atau judging kepada seseorang bukan sebuah hal yang tepat dilakukan. Mengapa ? karena bagiku mereka tidak pernah berada di posisi ku dalam prospek apapun,dan aku juga tidak akan pernah berada di posisi mereka. Ini hidupku mereka juga punya hidup, setiap manusia punya jalan sendiri dan yang pasti kehidupan mereka tidak akan pernah terganti posisinya oleh aku. Bagiku begitu.

Terlepas dari semua keterikatan, dan terbebas dari bentangan dekapan. That’s just my opinion. Like or dislike .. no blaming

Tidak ada komentar:

Posting Komentar