Aden

Aden
it's real

Kamis, 11 Oktober 2012

Ide gila untuk musisi indonesia

Baiklah, ini merupakan salah satu ide gila saya yang terlintas sekejap saja di otak yang sudah penuh tidak karuan dengan berbagai macam tugas dan hujatan.

Pertama, di jaman yang sekarang ini, musik sudah menjadi bagian pengisi suara dalam kuping ketika membuka laptop atau pc untuk mengerjakan tugas, bahkan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang mungkin menjadikan kita penting. Seperti ketika dalam browsing materi-materi untuk tugas misalnya. File-file mp3 bajakan yang bisa di download kapanpun dan dimanapun pasti tersedia di harddisk kita masing-masing untuk dinikmati dalam software pemutar musik .

Dan dengan hal ini, saya pribadi miris sekali ketika kita semua bisa mendapatkan file-file mp3 gratisan tanpa di pungut biaya apapun. Kasihan sekali para musisi yang harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk merealisasikan hasil karya mereka untuk di hargai dengan sebagaimana mestinya. Nah, apakah sudah sadar mereka para pemutar mp3 dalam pc atau laptop mereka dengan mudahnya tanpa memikirkan hati para musisi ?

Disini, saya hanya menyampaikan ide gila saya untuk memerangi pembajakan hasil karya berupa seni musik. Saya hanya orang awam yang tidak tahu menahu dalam hal IT ataupun musik itu sendiri. Yang jelas, disini saya hanya berusaha untuk menceritakan skema dari ide gila saya.

Di dunia yang serba modern ini, ahli IT tidak sedikit bahkan berjumlah jutaan. Diantara mereka pasti bisa membuat software demi kepentingan-kepentingan tertentu. Nah, saya ingin menggabungkan kedua hal tersebut. Apabila file-file musik hasil karya musisi tersebut di kemas dalam bentuk file type yang sedikit rumit, atau tidak ada aplikasi yang bisa mengenalinya sebagai file musik yang bisa diputar. Anggaplah, file tersebut hanya bisa diputar dengan aplikasi tersendiri yang disertakan dalam package penjualan satu album. Dan untuk lebih menjaga ke-original-an suatu karya tersebut, hanya di beri maksimal 2 IP yang boleh di install kan aplikasi pemutar khusus tersebut. Dan untuk membantu pencegahan pembajakan, lebih baik di aplikasi tersebut tidak dapat membaca tipe file mp3. Dan yang terakhir, lebih baik aplikasi dan file musik yang baru inilah yang dilindungi hak cipta nya dengan sangat ketat oleh beberapa pihak agar pembajakan bisa berkurang, ya minimal hilang dari muka bumi Indonesia tercinta. Setidaknya, ada perjanjian khusus antara para musisi dan IT pembuat dan pengembang software untuk menyepakati hal yang akan mereka kerjakan bersama. Sehingga musisi satu dengan yang lain merasa nyaman ketika karya mereka benar-benar bisa dinikmati dalam satu aplikasi dan dihargai dengan baik oleh para pembeli hasil karya mereka.

Hidup karya bangsa Indonesia. Basmi PEMBAJAKAN sekarang juga.

Selasa, 03 Januari 2012

my post (only my post)


Heaa.. saatnya kini aku belajar menulis tanpa menuangkan emosi ku pada kertas yang tak pernah kusam ini. Dan ketika aku memulainya, mungkin terasa sedikit menabur impian terlalu berlebihan untuk terbacanya semua postingan-postingan ku di blog ini. Semua orang bebas sekali mau menulis apapun yang mereka inginkan tanpa batas dan tanpa aturan yang berlaku. Dan mungkin blogger sendiri lah yang menyebabkan manusia di Indonesia jadi tidak tahu aturan. Hahaha :no blaming

Ketika aku menuangkan segala tipu daya ku dengan segala emosi yang terluap di sepuluh jariku saat menulis postingan yang lalu, kini aku sadar bahwa sumber inspirasi ku sebenarnya tidak lain dan tidak bukan adalah emosi ku sendri. Dan aku tidak bisa hidup tanpa emosi ku. Dulu aku merasakan kebencian, dendam, iri dan kesengsaraan. Tapi sepertinya dengan keadaan itulah yang membuatku merasakan kehidupan yang sesungguhnya. Ketika seorang motivator bernama Mario Teguh sedang sibuk memberikan pandangan hidup menurut aturan-aturan atau faedah yang berlaku bagi otaknya, aku sendiri (tidak munafik) kalau apa yang dia sampaikan memang benar-benar tepat. Tapi apakah dia sudah melakukan semua yang dia katakan. Disinilah aku merasakan bahwa tidak selamanya koreksi atau judging kepada seseorang bukan sebuah hal yang tepat dilakukan. Mengapa ? karena bagiku mereka tidak pernah berada di posisi ku dalam prospek apapun,dan aku juga tidak akan pernah berada di posisi mereka. Ini hidupku mereka juga punya hidup, setiap manusia punya jalan sendiri dan yang pasti kehidupan mereka tidak akan pernah terganti posisinya oleh aku. Bagiku begitu.

Terlepas dari semua keterikatan, dan terbebas dari bentangan dekapan. That’s just my opinion. Like or dislike .. no blaming